Jalani Aktivitas Yang Anda Cintai, Cintai Aktivitas Yang Anda Jalani

Just do what u love and love what you do….

Pepatah singkat yang sangat bermakna bagi kita. Pepatah ini menunjukkan salah satu kunci untuk beraktivitas dengan penuh keceriaan. Dengan melakukan hal-hal yang kita senangi tentulah akan menghindarkan diri kita dari kejenuhan rutinitas. Bayangkan saja jika kita terpaksa melakukan sesuatu hal yang jelas-jelas tidak kita senangi?Apa hasilnya?

Tidak kalah penting adalah mencintai apa yang kita lakukan. Untuk yang satu ini mungkin agak lebih sulit dibanding melakukan apa yang kita cintai atau senangi. Tapi disitulah letak tantangannya. Karena tidak selamanya kita memang selalu melakukan hal-hal yang kita senangi semata. Kadang di satu titik kita dipertemukan dengan posisi dimana kita harus melakukan sesuatu hal yang tidak sesuai dengan kemampuan apalagi kesenangan kita. Hal ini sangat mungkin terjadi dalam keseharian kita. Terlebih bagi para “aktivis kampus” jika bergabung dalam sebuah komunitas yang isinya bukan kita saja. Bukan pula orang-orang yang satu karakter dengan diri kita. Tetapi komunitas yang isinya heterogen dalam banyak aspek.

Disitulah kita dituntut untuk melakukan penyesuaian diri. Sangat mungkin untuk dipertemukan dengan hal yang tidak kita sukai. Namun apa yang kita benci belum tentu buruk bagi diri kita dan orang lain kan? Terlebih jika itu adalah demi kepentingan kelompok atau kepentingan bersama. Bukankah kita sepakat untuk menempatkan kepentingan golongan di atas kepentingan pribadi? Pada titik inilah kita dituntut untuk mengerjakan sesuatu dengan penuh rasa cinta dan tanggung jawab.

Percayalah, bukan hanya melakukan hal-hal yang kita senangi saja yang dapat menghadirkan kebahagiaan. Melakukan sesuatu dengan disertai kecintaan, kesadaran, dan tanggung jawab terhadapnya pun dapat menghadirkan kebahagiaan lebih. Apalagi jika kita melakukannya dengan penuh totalitas pengabdian. Terdapat kepuasan tak ternilai di dalamnya. Terlebih jika pada awalnya kita harus berjuang terlebih dulu untuk mencintai dan menyenangi aktivitas tersebut. Tertantang? Belajarlah mencintai apa yang Anda kerjakan.

Timbul pertanyaan, bagaimana jika terpaksa meninggalkan aktivitas yang kita cintai? … ~_~

(chiko)

12 Februari 2011

Pos ini dipublikasikan di Opini. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s