Selamat Jalan Nenek “Keng” (Kematian)

Perpisahan selalu hadirkan kesedihan di setiap peristiwanya. Termasuk perpisahan oleh kematian. Tapi kita tak boleh larut dalam kesedihan itu. Kita harus kuat. Batas umur usia manusia telah menjadi bagian dari paket ketetapan-Nya sedari awal.

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun…
Selamat jalan nenek “Keng” Dari (NenDar).

Gambar
(Lahir: Masamba, th 1920. Wafat: Kuau, 27 November 2013)

Semoga amalmu berat kebaikan di sisi-Nya. Ibadahmu, shalatmu, puasamu, kecintaan & kebaikanmu pada ternak, kepedulianmu pada tanah di sekitarmu, tak kau biarkan gersang tandus tanpa ditanami kebutuhan pokok manusia. Dan tentunya, kasih sayang dan kebaikanmu pada anak & segenap cucumu serta para ‘pasien’mu selama ini.

Sesayang-sayangnya kami padamu, Allah lebih menyayangimu.
Doa kami mengiringimu, Nek. Semoga kita berkumpul lagi bersama di surga kelak. Aamiin.

All pray and love for you Grandma.
So sorry, can’t face you at your last time.
With tears
(cucumu yang selalu merepotkan)

Gambar

@SurahmanJie

di “Kota Tepian” Samarinda

Pos ini dipublikasikan di My Story dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s