Premanisme, Simbiosis Mutualisme

Ini betul ! Terasa sekali di beberapa lingkungan yang pernah saya kunjungi. Pernah mengalami sendiri waktu penelitian seputar tumpang tindih kepemilikan lahan “basah”🙂

Catatan Ayah Bunda

Image

Di beberapa lahan pertambangan illegal di Samarinda, puluhan orang bayaran (preman) menjaga pintu masuk. Siapapun yang lewat akan diperiksa, tak terkecuali polisi. Tak sembarang polisi bisa masuk. Salah langkah saja, fatal akibatnya karena sang preman ini kerap dilengkapi senjata tajam (sajam) bahkan senjata api (senpi).

 ***

Sebuah lokalisasi yang hanya berjarak beberapa meter dari pemukiman warga, dipasang kayu melintang sebagai palang. Siapapun yang hendak masuk, harus membayar kontribusi. Pos tersebut dijaga beberapa orang yang salah satu diantara mereka pensiunan aparat keamanan.

***

Beberapa lahan parkir illegal, berada di sekitar pusat perbelanjaan (Mall) dan hotel juga dijaga ketat oleh juru parkir, yang dibekengi sekelompok preman. Polisi atau Satpol PP tidak mau ambil pusing mengurusi hal itu. Sehingga terjadi pembiaran dan parkir liar selalu saja ada.

***

Premanisme di Kota Samarinda sebenarnya sudah cukup mengkhawatirkan. Banyak Peraturan daerah (Perda) yang tidak bisa dijalankan hanya karena berbenturan dengan premanisme. Hampir di semua lini…

Lihat pos aslinya 90 kata lagi

Pos ini dipublikasikan di Re-Post. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s