Pilpres: Yang Menang Silahkan Merayakan, Yang Kalah Selamat Bersikap.

Merayakan kemenangan hasil real count seperti langkah Jokowi itu biasa. Ekpresi normal kebahagiaan. Hormati dong mereka merayakannya. Entah prosesnya bener apa keblinger ora mikir lagi.

Gugat hasil pemilu seperti langkah Prabowo itu juga biasa. Macam tidak paham pemilu sajah. Aturan kan berikan ruang demikian. Emaknya JKW juga pernah >> http://www.republika.co.id/berita/kolom/fokus/14/07/23/n955qg-hasil-pilpres-ditolak-kok-heboh-sih

Akan selalu ada argumentasi untuk mendukung langkah yang ditempuh. Selalu ada. Kalau belum ada, akan ditemukan. #kehidupan politik.

Umpama Anda di kubu Jokowi:

  • Ini kemenangan rakyat, harus kita dukung bersama, Anda harus jadi negarawan terima kekalahan dengan legowo, jangan melawan. (gaya nyerang).

  • Negawaran sejati itu merajut kepingan utk kepentingan bangsa, bukan memecah bangsa menjadi kepingan utk ambisi pribadi (gaya bijak).

  • Para pendukung yang kalah harus lebih cerdas, tidak kalah dua kali dengan menghormati proses demokrasi, kalau Anda gugat Anda kalah di mata rakyat. Siap kalah itu keren. (gaya menggoda)

Dan beragam argumen lain yang bisa Anda gunakan utk support posisi Jokowi. It’s normal. It’s democrasy, right?

Umpama Anda di kubu Prabowo:

  • Di beberapa tempat terindikasi kecurangan massif yang sistematis, ini menciderai spirit demokrasi, semua ini harus kita benarkan. (gaya bertahan).

  • Bawaslu, lembaga yg diberikan mandat UU, sudah rekomendasikan pemilu ulang di beberapa daerah, tapi KPU tidak menggubris, ini aneh, perlu diusut. (gaya nyerang).

  • UU berikan ruang utk lakukan gugatan atas hasil pemilu, ya kita tempuh, apa kita salah? Ini semua kita tempuh utk tegakkan demokrasi. (gaya bela diri).

Dan beragam argumentasi lain yang bisa Anda gunakan utk support posisi Prabowo. It’s normal. It’s democrasy, right?

Jadi, baik kubu Prabowo atau pun kubu Jokowi, masing-masing lanjut saja bagaimana sikapnya. Akan selalu ada suara-suara pro dan kontra.

Kubu Jokowi monggo rayakan kemenangan dengan tetap jaga perasaan yang kalah. Kubu Prabowo silahkan lanjutkan gugatan sebagai bagian dari proses pemilu. Right?

Kubu Jokowi dalam langkah yang ditempuh pastilah waspada. Keunggulan suaranya berapa persen sih? Tipis alias tidak tebal. Harus waspada. Sebab jika Prabowo bisa buktikan gugatannya di MK, angin kebahagiaan bisa seketika itu berbalik arah. Karena selisih suara tipis.

Selisih suara kemenangan tipis dengan indikasi kecurangan dimana-mana begitu massif (For example: Jakarta, Papua. etc). Ini berpotensi gagalkan Jokowi dilantik jadi Presiden. Masih ada potensi-potensi lain yang bisa gagalkan Jokowi jadi Presiden >> http://nasional.inilah.com/read/detail/2122368/3-skenario-yang-bisa-batalkan-jokowi-jadi-presiden#.U9C6DGPDzt6

Jadi proses pemilu itu panjang, tidak seperti kata mas @AniesBaswedan “Sudahi perdebatan pilpres sampai di 09 Juli.” Gak bisa dong. Kan masih lanjut ke 22 Juli KPU. Mekanisme pilpres masih memungkinkan juga untuk membawa case ke Mahkamah Konstitusi. Bahkan bisa jadi ada juga gugatan dilayangkan ke DKPP. Dan ini sah.

Jadi, tahapan pilpres belum selesai sampai nanti MPR melantik presiden baru hasil pilpres 2014: itulah saat resmi kita memiliki Presiden-Wakil Presiden. Hormatilah ruang proses yang sudah disediakan oleh undang-undang tersebut.

Tiba-tiba ada pasangan yang menolak hasil pemilu lalu Anda cap tidak berjiwa besar | Tidak seperti itu. Jangan lah melihat konteksnya dalam pandangan kaca mata kuda.

Hormatilah mereka yang menggugat hasil pemilu, sebagaimana mereka hormati Anda yang merayakan kemenangan. Apakah mereka menggugat Anda merayakan kebahagiaan atas kemenangan Anda? Tidak toh.

Lagi pula satu pasangan kan sudah ‘kalah’, harusnya bahagia dong bisa rayakan kemenangan untuk sementara. Janganlah sewot kubu lawan walk out. Paling kalau Anda di posisi itu (kalah) tidak jauh beda langkah yang Anda tempuh.

Satu hal yang penting untuk jadi perhatian bersama, agar masing-masing pihak menahan terjadinya chaos. Ini penting.

Kalau chaos: Gimana bisa merayakan kemenangan dengan baik dan benar? Gimana bisa lakukan gugatan dengan baik dan benar? Iya toh.

Keamanan dan kedamaian bersama harus tetap diperjuangkan.

Sikap saya pribadi, dukung langkah yang ditempuh Prabowo. Lah wong tidak mengganggu jalannya pemerintahan kok. Tidak mengganggu Anda cari makan kan? Tidak mengganggu Anda melangsungkan pernikahan kan? Tidak mengganggu Anda kerjakan tugas kuliah kan? Paling juga dijadikan topik tambahan tugas mata kuliah. Karena langkah Prabowo ini unik. This manuver is really out of the box. Hehe..

Selamat bersikap.

Pos ini dipublikasikan di Opini dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s