“Untung Masa Kuliah Saya Tak Hanya Berisi Di Ruang Kelas.”

Pesan dari Anies Baswedan untuk teman-teman Mahasiswa (Baru)

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Selamat untuk Anda yang kini menjadi mahasiswa, Anda disebut maha atas kesiswaan Anda. Tanggungjawabnya tentu lebih besar daripada anak-anak muda lainnya.

Di Indonesia ada jutaan anak masuk SD, tapi hanya ratusan ribu yang hari ini bisa kuliah. Itu artinya Anda berbeda dengan yang lain. Anda adalah sekelompok anak-anak muda yang punya kesempatan, untuk mengembangkan diri, untuk maju, meraih masa depan bukan hanya untuk Anda sendiri tapi untuk kemajuan Republik, untuk kemajuan bangsa.

Saya akan beri sedikit catatan di sini:

  1. Tolong jangan hanya belajar di dalam ruang kuliah.
    Kuliah Anda adalah di dalam ruang dan di luar ruang kuliah. Kalau Anda disebut sebagai aktivis, maka jangan hanya jadi aktivis di luar ruang kuliah, tapi juga aktivis di dalam ruang kelas.
  2. Anda merugi jika hanya belajar di dalam kelas saja
    Bagi teman-teman yang ingin belajar hanya di dalam kelas saja, maka Anda akan masuk golongan orang yang merugi. Karena di ujung masa kuliah Anda hanya akan keluar membawa selembar kertas bertuliskan transkrip atau selembar kertas ijazah. Masa depan tidak bisa dibuat atau dibangun hanya dengan selembar kertas itu.
  3. Anda harus menjadi manusia baru
    Anda harus menjadi pemimpin di Indonesia. Anak-anak muda yang kata-katanya, langkahnya bisa membuat perubahan dan itu artinya belajar dari sekarang.  Baca lebih lanjut
Dipublikasi di Re-Post | Tag , , , , , , , | 1 Komentar

Si Potensi dan Kekuatan Kepepet (Part 2-Habis)

Si TEPOK

Pada catatan sebelumnya, saya sudah menuliskan separuh dari isi catatan ini tentang Si Potensi dalam Al Kisah Kolam Buaya (Baca: https://surahmanarea.wordpress.com/2014/09/04/si-potensi-dan-kekuatan-kepepet/ )

Ketahuilah bahwa setiap orang dari kita punya potensi dan kemampuan. Pertanyaanya bagaimana memunculkan potensi kita itu? Potensi dan segenap kemampuan bisa dimunculkan salah satunya dengan menciptakan sebuah situasi atau kondisi. Menciptakan kondisi yang memaksa kita untuk berbuat lebih dari biasanya. Semisal kondisi kepepet. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Opini | Tag , , , , , | Tinggalkan komentar

Si Potensi dan Kekuatan Kepepet (Part 1)

Al Kisah

Suatu ketika di sebuah kerajaan, Sang Raja di sana ingin menikahkan puteri satu-satunya. Saat itu Sang Raja sudah cukup tua dan segera butuh pengganti yang pastinya tidak lain dan tidak bukan adalah suami dari puterinya tersebut. Karena itu, sang raja benar-benar harus memilih pemuda yang tidak hanya cocok untuk sang puteri, tetapi juga memiliki kemampuan yang baik untuk memimpin kerajaannya kelak.

Seperti pada kisah-kisah kerajaan lainnya yang pernah saya dengar, saya tonton, saya baca, dan mungkin begitu juga dengan Anda, saat itu, sang Raja mengadakan sayembara. Sayembara ini sangat sederhana sampai-sampai membludak jumlah pemuda yang mendaftarkan diri untuk mengikutinya. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Opini | Tag , , , , , | 1 Komentar

Catatan Tentang Pak XXX dan Pak ZZZ, Anggota DPRD Kota Samarinda (Part 2-Habis)

Pada catatan sebelumnya, saya sudah berkisah sedikit tentang Pak ZZZ yang saya kenal (Baca: https://surahmanarea.wordpress.com/2014/08/13/catatan-untuk-pak-xxx-dan-pak-zzz-anggota-dprd-kota-samarinda-part-1/. Pada catatan lanjutan ini saya akan berkisah tentang Pak XXX yang saya kenal. Awal saya berjumpa dengan beliau belum bisa saya ceritakan di sini (soalnya hingga tulisan ini dibuat, saya sendiri masih mengingat-ingat kapan pertama kali berjumpa dengannya, saya lupa).

Pak XXX ini disebut-sebut sebagai salah satu ikon pejabat publik di Kota Tepian Samarinda yang rajin menemui warganya (aktivitas yang kemudian populer dengan istilah blusukan). Beliau disebut-sebut salah satu tokoh publik atau pejabat daerah yang rajin membantu kebutuhan warga sekitar yang memang sangat membutuhkan uluran tangan. Semisal santunan keluarga tak mampu, santunan korban bencana, bantuan biaya pengecoran jalan, sumbangan dana dan material ke rumah ibadah, dan lain-lain. Semua bantuan itu sering dikeluarkan dari kantong pribadi dan tak jarang merogoh isi tabungan keluarga. Besaran bantuannya tidak seberapa tapi beliau sering dan konsisten melakukannya. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Opini | Tag , , , , | Tinggalkan komentar

Catatan Tentang Pak XXX dan Pak ZZZ, Anggota DPRD Kota Samarinda (Part 1)

“Saya hadiri pelantikan anggota DPRD kota Samarinda sekarang. Setelah dilantik, saya berjumpa Pak XXX dan Pak ZZZ. Sementara hampir seluruh anggota dewan lain sumringah, tertawa riang bersama teman dan keluarganya, saya lihat mata Pak XXX dan Pak ZZZ berkaca-kaca. Saya bisa merasakan perasaan sedih mereka. Perjuangan untuk kepentingan rakyat akan jauh lebih berat bagi mereka dari periode sebelumnya…” sebuah pesan singkat Whats App (WA) masuk ke sebuah grup WA di HP saya.

Pesan WA itu terkirim dari nomor seorang kolega saya yang berprofesi sebagai staf ahli salah satu komisi di kantor DPRD Samarinda. Saat pesan itu masuk, saya sedang menulis sebuah tulisan seputar kondisi kota Samarinda dan pekerjaan rumah yang menanti bagi anggota DPRD Samarinda periode 2014-2019. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Opini | Tag , , , , | 1 Komentar

Yuk Doa Akhir Ramadhan

Di penghujung Ramadhan ini yuk kita berdoa. Semoga Allah merahmati kita semua.

“Ya Allah, dalam kitab yang Kau wahyukan (kepada Nabi Muhammad SAW), Engkau berfirman: Bulan Ramadhan adalah bulan yang diturunkannya Al Quran di dalamnya. Tetapi sebentar lagi berlalu. Aku mohonkan padaMu dengan perantaraan wajahMu yang mulia, dengan perantaraan kalimat kalimatMu yang sempurna, seandainya masih tersisa padaku dosa yang belum Kau ampuni, atau dosa yang (menyebabkan) aku disiksa karenanya (hingga) terbitnya fajar malam ini, atau hingga berlalunya bulan ini, maka ampunilah semuanya, wahai Dzat Yang Paling Pengasih dari semua yang mengasihi.” Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Quotes | Tag , , , , , , | Tinggalkan komentar

Pilpres: Yang Menang Silahkan Merayakan, Yang Kalah Selamat Bersikap.

Merayakan kemenangan hasil real count seperti langkah Jokowi itu biasa. Ekpresi normal kebahagiaan. Hormati dong mereka merayakannya. Entah prosesnya bener apa keblinger ora mikir lagi.

Gugat hasil pemilu seperti langkah Prabowo itu juga biasa. Macam tidak paham pemilu sajah. Aturan kan berikan ruang demikian. Emaknya JKW juga pernah >> http://www.republika.co.id/berita/kolom/fokus/14/07/23/n955qg-hasil-pilpres-ditolak-kok-heboh-sih

Akan selalu ada argumentasi untuk mendukung langkah yang ditempuh. Selalu ada. Kalau belum ada, akan ditemukan. #kehidupan politik.

Umpama Anda di kubu Jokowi: Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Opini | Tag , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Puisi Taufik Ismail: Palestina, Bagaimana Bisa Aku Melupakanmu

Sang Maestro Puisi Indonesia, Taufik Ismail

Sang Maestro Puisi Indonesia, Taufik Ismail

Palestina, Bagaimana Bisa Aku Melupakanmu

Ketika rumah-rumahmu diruntuhkan bulldozer dengan suara gemuruh menderu,
serasa pasir dan batu bata dinding kamar tidurku bertebaran di pekaranganku,
meneteskan peluh merah dan mengepulkan debu yang berdarah.

Ketika luasan perkebunan jerukmu dan pepohonan apelmu
dilipat-lipat sebesar sapu tangan
lalu di Tel Aviv dimasukkan dalam fail lemari kantor agraria,
serasa kebun kelapa dan pohon manggaku di kawasan khatulistiwa,
yang dirampas mereka. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Re-Post | Tag , , , , | Tinggalkan komentar

Berontak Atas Penindasan Manusia, Karena Aku Manusia.

“Saya tidak ingin mengganggu urusan bangsamu dengan bangsa lain. Tapi jika kamu menginjak-injak kemanusiaan, aku akan berontak. Mengapa? Karena aku juga manusia.”

(anonim)

Korban Sipil serangan militer Israel ke Gaza, Palestina. Juli 2014

Korban Sipil serangan militer Israel ke Gaza, Palestina. Juli 2014

Kutipan | Posted on by | Tag , , , , | Tinggalkan komentar

Tak Harus Jadi Muslim untuk Bisa Peduli Gaza

“You don’t need to be Muslim to stand up for Gaza. You just need to be human.”

(Recep Tayyib Erdogan)

1405065680874 1405115332981 1405115398463 1405202385793

Seorang balita Gaza menangis membangunkan jenazah ayahnya

Seorang balita Gaza menangis membangunkan jenazah ayahnya

Serangan brutal militer Israel ke jalur Gaza, Palestina. Selama Ramadhan 1435 H, Juli 2014 M.

#StopMassacreInGaza #SaveGaza #SaveHumanity

Edisi peduli Gaza, Palestina

Kutipan | Posted on by | Tag , , , , , , , | Tinggalkan komentar